Kamis, 06 September 2018

The parts of speech (ADJECTIVE)

The parts of speech dibagi ke dalam 8 macam terdiri dari Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjuction, dan Interjection. Pada postingan sebelumnya telah dibahas tentang Noun. (Baca : The Parts Of Speech (Noun))
Pada materi Adjective (kata sifat) juga telah diuraikan satu persatu pada postingan sebelumnya. kembali kita mengingat tentang adjective.

ADJECTIVE  (Kata Sifat)

Adjective adalah kata yang berfungsi untuk menjelaskan noun atau kata ganti benda (pronoun) sehingga membentuk rangkaian noun phrase. Adjective bisa juga disebut kata sifat, yakni kata yang digunakan untuk mensifati keadaan atau noun (kata benda) maupun pronoun (kata ganti) tertentu.

Setelah memahami pengertian adjective, kami akan menguraikan lebih lanjut mengenai pengelompokan adjective serta penerapannya dalam suatu frasa atau kalimat.
Adjective terdiri dari dua macam, yaitu
a      limiting adjective (LA)
1. (A) article,
5. (N) Numeral



b       Descriptive Adjective (DA).

Adjective ini nantinya dapat membentuk rangkaian noun phrase dengan pola

Pre- Modifier  +  Head
LA      DA             N

sehingga untuk memudahkan dalam mengingat pola noun phrase dapat disingkat menjadi La Da N.
LA sendiri terdiri dari A D P I N, sedangkan
DA terdiri dari Cha Qu Si A T Sha Co Na

Demikianlah materi Adjective salah satu part of speech. Selamat belajar



Descriptive Adjective

Pada Parts Of Speech bab Adjective, adjective terbagi menjadi dua macam, yakni Limiting Adjective (LA) dan Descriptive Adjective(DA).
Sebelumnya telah diuraikan tentang Limiting Adjective. Selanjutnya kita bahas terkait descriptive adjective


.  Descriptive Adjective
Descriptive adjective adalah kata sifat yang menggambarkan atau menerangkan kata benda (noun) atau pronoun. Dengan kata lain, adjective digunakan untuk mensifati kata benda. Sebab sejatinya,  setiap kata benda memiliki karakter masing-masing yang bisa dijelaskan atau digambarkan.
Dalam penggunaannya, descriptive adjective bisa ditempatkan sebelum atau sesudah noun atau pronoun.

Untuk lebih jelasnya, descriptive adjective bisa dikelompokkan berdasarkan,

1.    Sifat (character), yakni menunjukkan karakter atau watak yang melekat pada kata benda tertentu.
Contoh -  humble (rendah hati), arrogant (sombong), kind (baik hati).

2.    Kualitas (quality), yakni menunjukkan kualitas kata benda yang bisa diterangkan.
Semisal-  beautiful (cantik), smart (pintar), handsome (tampan), expensive (mahal).

3.    Ukuran (size), yakni menunjukkan ukuran karena setiap kata benda pada dasarnya bisa dijelaskan ukuran besar-kecilnya, tinggi-besarnya, dan lainnya.
 Contoh - tall (tinggi), small (kecil), big (besar).

4.    Umur (age), yakni menerangkan usia yang melekat pada kata benda tersebut.
Contoh             -  young (muda), old (tua), new (baru), ancient (kuno).

5.    Shape (bentuk) , yakni mendeskripsikan tentang bentuk kata benda. Sebab setiap kata benda hakikatnya memiliki bentuk yang bisa diterangkan melalui pengamatan panca indera.
Contoh     - flat (datar), square (persegi), round (bulat).

6.    Suhu (temperatur), kata benda juga bisa diterangkan berdasarkan suhu atau temperatur yang menyertainya.
Contoh – cold (dingin), warm (hangat), hot (panas)

7.    Warna (collor), warna juga termasuk sifat yang melekat pada setiap kata benda. Sehingga setiap kata benda bisa digambarkan warnanya.
Contoh       - red (merah) yellow (kuning), brown (coklat), black

8.    Asal usul (origin), menerangkan muasal atau kebangsaan noun atau pronoun.
Contoh  - Indonesian, American, Western.

Contoh dalam kalimat,
You will be interested my luxurious black car   (Kamu akan tertarik dengan mobil hitam mewahku)
Luxurious black (hitam mewah) dalam kalimat itu adalah adjective yang dipakai untuk mensifati car (mobil). Luxurious (mewah) menunjukkan quality (kualitas), sedangkan black (hitam) menunjukkan warna mobil yang diterangkan. 

Numeral

Pembahasan Limiting Adjective yang terakhir adalah Numeral, Pada postingan sebelumnya telah dibahas tentang Parts of Speech untuk Adjective pada bagian Limiting Adjective yaitu sub Article, Demonstrative adjective, Possesive (kepemilikan) dan Indefinite quantity 

Adjective terdiri dari dua macam, yaitu
-      limiting adjective (LA)
-      descriptive adjective (DA).

 Limiting adjective  (kata sifat terbatas) adalah adjective yang memberikan batasan  pada noun. Pada kesempatan kali ini akan dibahas  Numeral
Numeral
Numeral berarti bilangan.
Numeral dikelompokkan menjadi dua, meliputi Ordinal Number (bertingkat), dan Cardinal Number (biasa).

·       Ordinal number adalah angka yang menunjukkan urutan atau tingkatan.
Contoh, first (pertama), second (kedua), third (ketiga), dan seterusnya.

·       Cardinal number adalah seluruh angka yang menunjukkan jumlah.
   Contoh, 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,...dan seterusnya.

Indefinite Quantity

Pada materi terdahulu, telah dibahas tentang Parts of Speech untuk Adjective pada bagian Limiting Adjective yaitu sub Article, Demonstrative adjective, Possesive (kepemilikan)

Adjective terdiri dari dua macam, yaitu
-      limiting adjective (LA)
-      descriptive adjective (DA).

 Limiting adjective  (kata sifat terbatas) adalah adjective yang memberikan batasan  pada noun. Pada kesempatan kali ini akan dibahas  Indefinite Quantity.

  Indefinite Quantity
Indefinite quantity merujuk pada jumlah yang tidak teridentifikasi atau tidak jelas angkanya.
Adapun anggota idefinite quantity meliputi,
a.    Many, much (banyak)
-      Many digunakan untuk kata benda jamak (plural) yang dapat dihitung.
Contoh, many students (banyak siswa), many teachers (banyak guru).
Siswa ataupun guru termasuk kata benda yang dapat dihitung. Karena itu, sesuai kaidah, indefinite quantity yang dipasangkan pada kata tersebut adalah many.

-      Much digunakan untuk kata benda yang jumlahnya tidak dapat dihitung.
Contoh, much sugar (banyak gula), much water (banyak air), much money (banyak uang).
Baik sugar (gula), water (air) adalah kata benda yang jumlahnya tidak dapat dihitung. Anda mungkin bisa menghitung gula dengan menimbangnya menggunakan mesin timbang. Tetapi tidak mungkin anda dapat menghitung gula per butir karena jumlahnya pasti tidak terhingga.
Pembelajar juga mungkin akan menanyakan kenapa uang masuk kategori tidak dapat dihitung (uncountable noun), padahal kita dapat dengan mudah menghitung nilai uang itu atau jumlah lembarannya. Ini karena uang memiliki niai tersendiri yang berbeda dengan jumlah lembaran atau koinnya.


b.  Few, little (sedikit)
·       Few digunakan untuk kata benda jamak (plural) yang jumlahnya dapat dihitung.
Contoh, few girls, few pencils.
Baik girls maupun pencils dalam contoh tersebut masuk kategori kata benda yang dapat dihitung. Anda dapat dengan mudah menghitung berapa jumlah gadis atau pensil, atau bukan pekerjaan yang mustahil untuk menghitungnya. Karena itu, sesuai kaidah, indefinite quantity  yang dipasangkan pada kata itu jika merujuk pada jumlahnya yang sedikit adalah few.

·       Little digunakan untuk kata benda yang jumlahnya tidak dapat dihitung.
Contoh, little water (sedikit air), little sand (sedikit pasir).
Pada contoh tersebut, kata water (air), dan sand (pasir)  merupakan kata benda tidak dapat dihitung. Logikanya, tidak mungkin kita menghitung jumlah air, atau pasir yang jumlah butirannya tidak terhingga. Karena sulit terhitung, maka kata benda itu masuk kategori uncountable noun. Sehingga, jika pembelajar hendak menyebut benda itu dalam jumlah yang sedikit, maka indefinite quantity yang dipakai adalah little.

c.    Some, any, several (beberapa)
·       Some dan any digunakan pada kata benda plural yang dapat dihitung (countable) maupun tidak dapat dihitung (uncountable).
Note, some dan any bermakna sama (beberapa), tetapi penggunaannya dalam susunan kalimat berbeda. Some digunakan dalam kalimat positif, sementara any hanya digunakan untuk kalimat negatif dan kalimat tanya.
Contoh, I have some friends. Saya memiliki beberapa teman. (kalimat positif)
Pada kalimat positif itu, indefinite quantity yang digunakan adalah some karena merujuk pada kalimat positif.
I don’t any money. (saya tidak memiliki beberapa uang)
Do you need any books?  (apakah kamu butuh beberapa buku?)
Dua kalimat itu menggunakan indefinite quantity berupa any karena berbentuk kalimat negatif dan kalimat tanya.

·       Several hanya digunakan untuk kata benda yang dapat dihitung. 
Contoh, I need several books. (saya butuh beberapa buku).
Kata benda dalam kalimat itu (book) termasuk dapat dihitung (countable) sehingga memakai indefinite several untuk menunjuk kata benda itu yang bermakna beberapa.

d.    Every, each (setiap)
Karena berarti ‘masing-masing’, every dan each dipakai untuk kata benda dengan kuantitas tunggal (singular).
Contoh, each student (setiap siswa), every woman (setiap wanita).

Pada contoh each student, penutur mengacu pada individualitas siswa, atau masing-masing siswa, berarti Anton, Siska, atau siswa lain seluruhnya yang dimaksud penutur.

The parts of speech (ADJECTIVE)

The parts of speech dibagi ke dalam 8 macam terdiri dari Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjuction, dan Interjection...