Jumat, 31 Agustus 2018

THE PARTS OF SPEECH (NOUN)


Kalimat terbentuk dari rangkaian beberapa kata. Sedangkan kata adalah bagian paling mendasar dalam susunan kalimat yang memiliki arti, serta kelas kata. Adapun kata dikelompokkan ke dalam 8 macam (part of speech), meliputi Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjuction, dan Interjection.
Satu persatu kelas kata itu akan dikupas secara mendalam.  Sebelum mempelajari kelas kata lain, bahasan kali ini adalah Noun (kata benda) yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kalimat.

NOUN
Noun (kata benda)
Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai suatu benda, baik benda itu bisa dirasakan dengan panca indra (kongkrit) atau pun tidak tidak bisa dirasakan panca indra (abstrak).  

·       Berdasarkan bentuknya (based on its form), kata benda dapat dikelompokkan menjadi dua macam.

a.    Ada kata benda yang dapat dideteksi menggunakan panca indera. Kata benda jenis inilah yang dinamakan Concrete noun.

example:
table (meja), book (buku), bicycle (sepeda), pillow (bantal).
Contoh tersebut termasuk kata benda yang dapat diketahui melalui panca indera. Kita dapat melihat penampakan benda tersebut atau merabanya menggunakan panca indera sehingga bisa mendefinisikan bentuknya.  

b.    Sebaliknya, ada benda-benda di dunia ini yang tidak dapat dideteksi melalui panca indera. Kata benda jenis ini dinamakan abstract noun.

example,
happiness (kebahagiaan), sadness (kesedihan), spirit (semangat).
Apakah kita dapat mendefinisikan bentuk kabahagiaan, kesedihan, maupun semangat ? tentu saja tidak, karena benda itu bersifat abstrak, tak berwujud atau dalam kata lain,  tidak bisa dideteksi menggunakan panca indera.

·       Berdasarkan penamaannya (based on its name), kata benda dikelompokkan menjadi empat

1.  Common noun (kata benda umum)
adalah kata benda yang bersifat umum. Common noun juga disebut kata yang belum dinamai. Sehingga  penggunaannya dalam struktur kalimat, kata umum  tidak boleh menggunakan huruf besar (kapital), kecuali kata itu terletak di awal kalimat.
example, country (negara), island (pulau), city (kota), car (mobil).
Kata-kata tersebut masih bersifat umum. Kata ‘negara’ misalnya, masih bersifat umum, atau masih bisa dijabarkan dalam bentuk yang lebih khusus, semisal Negara Indonesia.

2.  Proper noun (kata benda khusus)
Proper noun adalah kebalikan dari common noun, yakni benda yang bersifat khusus, atau kata yang sudah diberi nama. Untuk mengidentifikasi kata ini dalam kalimat pun mudah karena biasanya diawali dengan huruf kapital.
example,  Indonesia, Java, Yogyakarta, Andi.
Kata Indonesia dalam contoh tersebut adalah kata khusus dari kata umum country(negara), Java (Jawa) adalah kata khusus dari kata umum island (pulau), Yogyakarta adalah bentuk kata khusus dari kata umum city (kota), dan Andi merupakan kata benda khusus dari kata man (orang laki-laki) yang bersifat umum. 

3.  Material noun
Material noun adalah kata benda yang digunakan untuk menunjukkan benda yang berasal dari alam.
example, stone (batu), sand (pasir), wood (kayu).

4.  Collective noun
adalah kata benda yang menunjukkan suatu nama kelompok atau kumpulan. Dengan kata lain, collective noun merupakan kata benda yang dibentuk oleh kata benda tunggal yang terdiri lebih dari satu. Kata ini dapat berupa orang (group of people), hewan (group of animals), atau benda (group of things).
example,  group, team, class, crew, family, couple, comitte, colony, company,etc.  


·       Berdasarkan jumlah (based on its quantity)

1.  Countable noun
adalah kata benda yang jumlahnya tidak dapat dihitung. Kata benda ini terbagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlahnya, yakni kata benda tunggal (singular noun) dan kata benda jamak (plural noun) tidak dapat dihitung.

a.  Kata benda tunggal (singular noun) adalah kata benda yang jumlahnya hanya satu. Cirinya, kata ini diawali dengan article a, an, atau the.
example, a girl (seorang gadis), a man (seorang pria), a car (sebuah mobil).

b.  Kata benda jamak (plural noun) adalah kata benda yang jumlahnya lebih dari satu atau bersifat jamak. Ciri-ciri kata ini tidak diawali article a/an, tetapi diakhiri dengan akhiran s atau es.

catatan, untuk kalimat yang subjeknya jamak, kata kerja dan to be yang dipakai juga harus berbentuk jamak.

example
Singular = The student  is  studying english.
subject      to be

Subject  the student dalam kalimat itu bisa dengan mudah diidentifikasi sebagai kata benda tunggal (singular) dengan melihat cirinya, yakni diawali article the dan to be yang mengikuti juga berbentuk tunggal, yakni is.

Plural     =The students  are  studying english.
subject      to be
Subject the students dalam kalimat itu bisa dengan mudah diidentifikasi sebagai kata benda jamak (plural noun) dengan melihat cirinya, yakni tidak diawali article a/an, tetapi diakhiri s. Tobe yang mengikuti pun, are juga mencirikan subject sebelumnya berbentuk jamak.

2.  Uncountable Noun
Uncountable noun adalah benda yang tidak dapat dihitung secara langsung.
example, water (air), air (udara), sand (pasir), oil (minyak), sugar (gula).

Dari contoh tersebut, apakah benda-benda itu dapat dihitung? semisal air, apakah ada istilah satu air, dua air, sepuluh air, atau beberapa air? tentu tidak bukan.
Nah, dengan memahami pengertian uncountable noun, pembelajar akan mudah mengidentifikasi mana kata benda yang bisa dihitung (countable noun) maupun yang tidak dapat dhitung (uncountable noun).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The parts of speech (ADJECTIVE)

The parts of speech dibagi ke dalam 8 macam terdiri dari Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjuction, dan Interjection...