Pengertian verbal sentence (kalimat verbal)
Sebelum menginjak materi
yang rumit, pembelajar perlu memahami pengertian kalimat yang merupakan materi
paling dasar dalam pembelajaran bahasa Inggis. Pengetahuan ini akan memudahkan
pembelajar dalam menapaki tahap pembelajaran selanjutnya.
Jika dilihat berdasarkan predikatnya, kalimat
terdiri dari dua macam, yakni kalimat verbal (verbal sentence) dan kalimat
nominal (nominal sentence).
Kedua jenis kalimat itu
tentunya memiliki ciri dan pola yang berbeda. Untuk mengawali pembelajaran ini,
kita akan kupas lebih dulu apa itu kalimat verbal dan bagaimana penggunaannya.
1.
Kalimat verbal
Kalimat
verbal adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata kerja (verb) yang
mencirikan ada suatu tindakan di dalamnya. Tetapi bisa juga susunan itu ditambah unsur
lain berupa objek atau keterangan (adverb). Tidak dibutuhkan to be (is, am,
are) dalam kalimat ini.
Untuk menyusun
kalimat verbal, gunakan pola yang sudah baku ini.
a.
Kalimat verbal dalam Simple Present Tense
Jika kalimat itu digunakan untuk mengungkapkan kejadian atau kebiasaan saat ini (simple present), maka rumusnya menggunakan
Catatan,
-
jika subjek kalimat berupa I, You, They, We, maka kata
kerja (verb) yang digunakan cukup dengan verb bentuk pertama (V1).
Example, I
study.
S V1
-
tetapi jika subjek berupa He, She, It, maka verb menggunakan pola
Ves/Vs.
S V1+es
b.
Kalimat verbal dalam Simple Past Tense
Jika
kalimat digunakan untuk mengungkapkan di masa lampau, atau telah terjadi, maka kalimat
verbal menggunakan rumus sebagai berikut,
S + V2
Example, I went to Jakarta yesterday. (Saya pergi ke
Jakarta kemarin)
c.
Kalimat verbal dalam Simple Future Tense
Jika
kalimat digunakan untuk kejadian yang akan terjadi atau direncanakan di masa
depan, maka rumus kalimat verbal yang digunakan sebagai berikut,
S + Will/Shall + V1
Example,
My mother will go to market tomorrow. (Ibu saya akan pergi ke pasar besok).
d.
Kalimat verbal dalam Present Continuous Tense
Jika kalimat digunakan untuk kejadian yang sedang terjadi
sekarang, maka rumus kalimat verbal yang digunakan sebagai berikut,
S + tobe (is, am, are) + Ving
Example, I
am writing new novel. (Saya sedang menulis novel baru)
Prinsipnya, kalimat verbal bisa digunakan untuk menunjuk
suatu tindakan di semua waktu kejadian, baik menunjuk kebiasaan (present) (V1/Vs/Ves),
waktu lampau (V2/V3), atau sekarang
(V+ing).
Untuk aturan penggunaan verb berdasarkan waktu kejadian
ini akan dijelaskan lebih detail dalam materi Tenses pada pembelajaran
selanjutnya.
Dalam struktur kalimat bahasa Inggris, kita kerap menjumpai verb pada kalimat simple
present yang ketambahan huruf s/es. Tak jarang pembelajar dibuat bingung dengan
aturan penambahan huruf itu. Tetapi
dengan mengetahui karakteristik verb yang akan diuraikan di bawah ini, pembelajaran akan mudah menyusun kalimat itu dengan
benar.
Aturan penambahan s/es pada verb hanya ada pada kalimat
verbal dalam Simple Present Tense
Kalimat itu digunakan untuk mengungkapkan kejadian atau
kebiasaan saat ini (simple present), dengan rumus
S +
V1/Ves/Vs
Catatan,
-
jika subjek kalimat berupa I, You, They, We, maka kata
kerja (verb) yang digunakan cukup dengan verb bentuk pertama (V1).
Example, I study.
S
V1
-
tetapi jika subjek
berupa He, She, It, maka verb menggunakan pola Ves/Vs.
Example, She
studies.
S V1+es
Tambahan s/es tidak bisa asal dipasangkan pada setiap
verb dalam kalimat verbal dengan subjek he, she, it. Penambahan s/es pada verb bisa dilakukan
dengan melihat karakteristik kata tersebut. Perhatikan cara dan cirinya sebagai
berikut,
a.
Verb yang memiliki
akhiran ss, sh, ch, x, o, z, dalam
susunan kalimat verbal berakhiran es
example, kiss –
kisses
smash- smashes
catch – catches
mix- mixes
do – does
razz- razzes
b.
Verb yang memiliki akhiran konsonan y, namun sebelumnya
adalah huruf mati dalam susunan kalimat verbal, maka berakhiran es
example, study – studies
fly
- flies
cry
- cries
try
- tries
dry
- dries
c.
Verb berakhiran y namun huruf sebelumnya huruf vokal,
maka cukup ditambah s.
example,
buy - buys
say - says
play - plays
Dengan
mengetahui ciri verb yang berakhiran es dalam pola kalimat verbal itu, akan lebih memudahkan anda untuk
mengidentifikasi verb yang berakhiran s.
d.
Seluruh verb selain berakhiran ss, sh, ch, x, o, z dan
konsonan + y, maka wajib ketambahan s dalam susunan kalimat verbal simple
present.
example,
write – writes
buy – buys
drink - drinks
come
- comes
eat
– eats
say - says
e.
Jika dalam kalimat sudah terdapat kata kerja bantu
(modal), maka verb tidak perlu ditambah s/es
example, you can call me soon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar