Sabtu, 21 Juli 2018

Fungsi Kata (Word)

Fungsi Kata (Word) dalam Bahasa Inggris

Kata (word) adalah gabungan dua huruf atau lebih yang memiliki makna. Kata pun  memiliki fungsi yang akan diuraikan sebagai berikut,

1.     Inti pembentuk kalimat (the central core of sentence)
Kata berfungsi sebagai inti pembentuk kalimat pada susunan Noun/Pronoun dan Verb.  Karena kalimat terdiri dari susunan atau rangkaian kata sehingga mengandung gagasan utuh.

Pola =            S              +           V         +           O
                                     noun/pronoun          verb           noun/pronoun

Contoh,  She   drinks   coffee.
                                         S           V           O

2.     Penjelas (modifying word).
Kata juga bisa berfungsi untuk menerangkan atau menjelaskan kata lain dalam suatu susunan kalimat.
Terdapat dua jenis kata yang berfungsi sebagai penjelas untuk kata lainnya meliputi, adjective dan adverb.

a.     Adjective
Adjective berperan mendeskripsikan/ menjelaskan noun,
Contoh,       New                      car .  (Mobil baru)
                            modifier /adj      head/noun

New (baru) adalah jenis kata adjective (kata sifat) yang dalam frasa itu berfungsi sebagai penjelas noun (kata benda), yakni Car (mobil).

b.     Adverb
Adverb berperan menjelaskan adjective, verb, adverb, atau kalimat (sentence).

Contoh,   Very        big                    
                   m/adv    h/adj

 Very (sangat) termasuk jenis kata adverb yang dalam frasa itu berfungsi  menjelaskan big (besar) sebagai adjective


Always       love                 (adverb menjelaskan verb)
                              m/adv         h/v

  Very           slowly                (adverb menjelaskan adverb)
   m/adv       h/adv

Finally,        I can meet you  (adverb menjelaskan kalimat )
m/adv          h/sentence

3.     Penghubung

Kata juga bisa berfungsi sebagai penghubung kata lain dalam suatu kalimat. Dua jenis kata yang berperan sebagai penghubung kata lain yakni, conjunction, dan preposition.

a.     Conjuction,
Conjunction berfungsi menghubungkan dua buah kata, klausa, atau kalimat yang saling berhubungan.
Contoh,   I    go   before     you       come  ( Aku pergi sebelum kamu datang)
      conj       s/pron       v

Kata before sebagai conjuction dalam kalimat tersebut berfungsi untuk menghubungkan dua klausa sebelum dan setelah kata itu (I go dan you come).

b.     Preposition
Preposition adalah kata yang dikombinasikan dengan noun atau pronoun (object of preposition), membentuk frasa yang menjelaskan verb, noun atau adjective.  atau pronoun

Pola =  Prep + object of preposition

Contoh,
He  is  sleepy during     the game  (Dia mengantuk selama permainan itu)
                                                         prep       object of prep

Kata During  (selama) adalah preposition yang bertemu dengan the game (permainan) sebagai object of preposition. Frasa yang terbentuk dari gabungan preposition dan object of preposition itu berfungsi menerangkan kata sebelumnya dalam kalimat tersebut.

4.     Menunjukkan emosi (interjection)
Kata dapat berfungsi menunjukkan sebuah ungkapan ekspresi. Dalam part of speech, kata ini disebut interjection. Penggunaan kata ini dengan tanda seru sehingga  kalimatnya terkesan ekspresif.

Contoh, wow  (meluapkan kekaguman)
ouch (ekspresi kesakitan)

Contoh, Wow! your house is so big and beautiful. (waow rumahmu sangat besar dan cantik).

WORD (KATA)


Pengertian kata (Word)

Word adalah komponen terkecil dalam  bahasa yang mempunyai makna, serta memiliki kelas kata (word class), atau biasa disebut part of speech. Setiap kata pastilah memiliki kelas tertentu. Untuk lebih jelasnya, pembagian jenis kata sebagai berikut,

Berdasarkan kategorinya (based on category), terdapat 8 jenis kelas kata

1.     Noun (n)
Noun (kata benda) merupakan bagian dari kelas kata yang  menunjuk orang, benda, hewan, tempat, atau hal yang bersifat abstrak.  
Contoh, student (siswa), book (buku), house (rumah).

2.     Pronoun
Pronoun (kata ganti) adalah kata yang dipakai untuk menggantikan noun (kata benda), baik berupa orang, benda, hewan, tempat, tumbuhan, atau hal abstrak.
Contoh, I (aku), you (kamu), he (dia), she (dia), it (itu).
Pronoun tersebut berfungsi menggantikan kata benda yang sebenarnya. Semisal he bisa menggantikan kata benda yang berarti orang ketiga tunggal, semisal Anton, Toni, Andi atau lainnya sesuai yang ditunjuk oleh penutur.

3.     Verb (v),
Verb (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan suatu pekerjaan atau tindakan. Contoh, buy (membeli), walk (berjalan), work (bekerja), run (berlari).

4.     Adjective (Adj)
Adjective (kata sifat) adalah kata yang menunjukkan sifat atau keadaan dari kata benda. Dengan arti lain, adjective adalah kata yang berfungsi menjelaskan kata benda.

Contoh, handsome (ganteng), beautiful (sifat), happy (senang), sad (sedih). Kata-kata tersebutjika tersusun dalam sebuah kalimat  berfungsi menjelaskan keadaan kata benda atau menggambarkan suasana kata benda. Semisal Jessica is very beautiful (Jessica sangat cantik), kata beautiful adalah adjective yang berfungsi menjelaskan keadaan Jessica sebagai kata benda (noun).

5.     Adverb (Adv)
Adverb (kata keterangan) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan atau mendeskripsikan kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau kata keterangan lainnya.

Contoh,  happily (dengan senang), hard (dengan keras),  fast (dengan cepat), yesterday (kemarin), tomorrow (besok), here (di sini), there (di sana).

Contoh, I went to your house yesterday.

6.     Conjunction (conj)
Conjuction (kata sambung) adalah kata yang berfungsi untuk menyambungkan atau menghubungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat.

Contoh, and (dan), or (atau), because (karena), if (jika), before (sebelum), after (sesudah).

Contoh, Do you want to go mountain or beach?

7.     Preposition (prep)
Preposition (kata depan) adalah kata yang biasa ditempatkan sebelum noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti). Kata ini menunjukkan adanya hubungan antara noun atau pronoun dengan kata lain dalam suatu kalimat.

Contoh, beside, after, before, at, in, to, into.

Contoh, I put the book on the table

8.     Interjection, (Inter)
Interjection adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan sebuah ungkapan ekspresi. Penggunaan kata ini dengan tanda seru sehingga  kalimatnya terkesan ekspresif.

Contoh, Wow! your house is so big and beautiful. (waow rumahmu sangat besar dan cantik).

Untuk memahami lebih dalam masing-masing kelas kata tersebut akan dikupas dalam artikel berikutnya. Terima kasih!

Nominal Sentence (Kalimat Nominal)


Pengertian Kalimat Nominal (Nominal sentence)

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil berupa rangkaian kata yang berdiri sendiri serta menyatakan makna yang lengkap. Dengan demikian, pemahaman mengenai dasar kalimat adalah hal mendasar bagi pembelajar sebelum mempelajari materi lanjutan dalam bahasa Inggris.

Dengan memahami kalimat dasar secara benar, pembelajar akan lebih mudah dalam menyusun kalimat dengan bermacam pola dan variasi yang akan dijelaskan pada materi-materi selanjutnya.

Pada dasarnya, kalimat terbagi menjadi dua, yakni kalimat nominal (nominal sentence) dan kalimat verbal (verbal sentence).

Berbeda dengan kalimat verbal, kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya bukan kata kerja, melainkan berupa kata sifat (adjective), kata benda (noun), atau kata keterangan (adverb).  Dengan kata lain,  kata kerja utama kalimat nominal berupa be, dapat berupa be, been, being, is, am, are, was, were.

Untuk lebih jelasnya, berikut pola kalimat nominal yang akan lebih memperjelas anda dalam memahami jenis kalimat itu secara utuh.
Pola

s + be (is/am/are/was/were) + complement (Ajective, Noun, Adverb).

Catatan,
·       jika subjeknya I maka verb nya adalah  am
·       jika subjeknya You, They, We, maka verb nya adalah are
·       jika subjeknya she, he, it, maka verb nya is

Example

Agus    is      handsome
s           v                  3 complement (adjective)

I     am      a student
s      v             3 complement (Noun)

Many students      are     in the school
s                                     v                   3 complement (adverb)


Verbal Sentence (Kalimat Verbal)


Pengertian verbal sentence (kalimat verbal)

Sebelum menginjak materi yang rumit, pembelajar perlu memahami pengertian kalimat yang merupakan materi paling dasar dalam pembelajaran bahasa Inggis. Pengetahuan ini akan memudahkan pembelajar dalam menapaki tahap pembelajaran selanjutnya.
 Jika dilihat berdasarkan predikatnya, kalimat terdiri dari dua macam, yakni kalimat verbal (verbal sentence) dan kalimat nominal (nominal sentence).
Kedua jenis kalimat itu tentunya memiliki ciri dan pola yang berbeda. Untuk mengawali pembelajaran ini, kita akan kupas lebih dulu apa itu kalimat verbal dan bagaimana penggunaannya.

1.     Kalimat verbal
Kalimat verbal adalah kalimat yang memiliki predikat berupa kata kerja (verb) yang mencirikan ada suatu tindakan di dalamnya.  Tetapi bisa juga susunan itu ditambah unsur lain berupa objek atau keterangan (adverb). Tidak dibutuhkan to be (is, am, are) dalam kalimat ini.

Untuk menyusun kalimat verbal, gunakan pola yang sudah baku ini.

a.     Kalimat verbal dalam Simple Present Tense
Jika kalimat itu digunakan untuk mengungkapkan kejadian atau kebiasaan saat ini (simple present), maka rumusnya menggunakan

S + V1/Ves/Vs 

Catatan,
-        jika subjek kalimat berupa I, You, They, We, maka kata kerja (verb) yang digunakan cukup dengan verb bentuk pertama (V1).
                     Example,      I      study.
                                             S        V1

-        tetapi jika subjek  berupa He, She, It, maka verb menggunakan pola Ves/Vs.
                     Example, She      studies.
                                         S          V1+es

b.     Kalimat verbal dalam Simple Past Tense
Jika kalimat digunakan untuk mengungkapkan di masa lampau, atau telah terjadi, maka kalimat verbal menggunakan rumus sebagai berikut,

S + V2 

Example, I went to Jakarta yesterday. (Saya pergi ke Jakarta kemarin)

c.      Kalimat verbal dalam Simple Future Tense
Jika kalimat digunakan untuk kejadian yang akan terjadi atau direncanakan di masa depan, maka rumus kalimat verbal yang digunakan sebagai berikut, 

S + Will/Shall + V1 
Example, My mother will go to market tomorrow. (Ibu saya akan pergi ke pasar besok).

d.     Kalimat verbal dalam Present Continuous Tense
Jika kalimat digunakan untuk kejadian yang sedang terjadi sekarang, maka rumus kalimat verbal yang digunakan sebagai berikut,

S + tobe (is, am, are) + Ving
                    Example, I am writing new novel. (Saya sedang menulis novel baru)

Prinsipnya, kalimat verbal bisa digunakan untuk menunjuk suatu tindakan di semua waktu kejadian, baik menunjuk kebiasaan (present) (V1/Vs/Ves), waktu lampau (V2/V3), atau sekarang  (V+ing).
Untuk aturan penggunaan verb berdasarkan waktu kejadian ini akan dijelaskan lebih detail dalam materi Tenses pada pembelajaran selanjutnya.  
Dalam struktur kalimat bahasa Inggris, kita  kerap menjumpai verb pada kalimat simple present yang ketambahan huruf s/es. Tak jarang pembelajar dibuat bingung dengan aturan penambahan huruf itu.  Tetapi dengan mengetahui karakteristik verb yang akan diuraikan di bawah ini,  pembelajaran akan mudah menyusun kalimat itu dengan benar.

Aturan penambahan s/es pada verb hanya ada pada kalimat verbal dalam Simple Present Tense

Kalimat itu digunakan untuk mengungkapkan kejadian atau kebiasaan saat ini (simple present), dengan rumus 

S + V1/Ves/Vs

Catatan,
-        jika subjek kalimat berupa I, You, They, We, maka kata kerja (verb) yang digunakan cukup dengan verb bentuk pertama (V1).
                  Example, I      study.
                                     S        V1

-        tetapi jika subjek  berupa He, She, It, maka verb menggunakan pola Ves/Vs.
                     Example, She      studies.
                                         S          V1+es

Tambahan s/es tidak bisa asal dipasangkan pada setiap verb dalam kalimat verbal dengan subjek he, she, it.   Penambahan s/es pada verb bisa dilakukan dengan melihat karakteristik kata tersebut. Perhatikan cara dan cirinya sebagai berikut,

a.      Verb  yang memiliki akhiran ss, sh, ch, x, o, z,  dalam susunan kalimat verbal berakhiran es
example,  kiss – kisses
                    smash- smashes
                    catch – catches
                    mix- mixes
                    do – does
                    razz- razzes

b.     Verb yang memiliki akhiran konsonan y, namun sebelumnya adalah huruf mati dalam susunan kalimat verbal, maka berakhiran es
example,    study – studies
                     fly       - flies
                     cry      - cries
                     try      - tries
                     dry      - dries

c.      Verb berakhiran y namun huruf sebelumnya huruf vokal, maka cukup ditambah s.
example, buy -  buys
say -   says
play - plays
                
Dengan mengetahui ciri verb yang berakhiran es dalam pola kalimat verbal itu,  akan lebih memudahkan anda untuk mengidentifikasi verb yang berakhiran s.

d.     Seluruh verb selain berakhiran ss, sh, ch, x, o, z dan konsonan + y, maka wajib ketambahan s dalam susunan kalimat verbal simple present.
      example, write   – writes
                buy    – buys
                       drink - drinks
                       come - comes
                       eat     – eats
                       say     - says

e.      Jika dalam kalimat sudah terdapat kata kerja bantu (modal), maka verb tidak perlu ditambah s/es
       example, you can call me soon 

Rabu, 11 Juli 2018

Sentence


Pengertian sentence (kalimat)

Kalimat adalah rangkaian  kata yang telah sempurna atau mengekspresikan gagasan lengkap. Kalimat harus tersusun dengan pola minimal Subjek + Predikat (Verb) yang diakhiri tanda baca pengakhir.

Tanda baca pengakhir  sering dipahami dengan tanda titik (full stop). Padahal, bukan hanya tanda titik yang disebut tanda baca pengakhir.

Nah untuk lebih jelasnya, berikut ragam tanda baca pengakhir yang wajib pembelajar ketahui untuk materi dasar ini.
Tanda baca pengakhir  dapat berupa,

1.     (.)  full stop                       (tanda titik).

Tanda titik ini dipakai untuk mengakhirisebuah kalimat yang bukan merupakan kalimat pertanyaan, atau seruan.

Example,  I     study.  (saya belajar.)
                    s        v
                   I     eat.  (saya makan.)

                    s        v


Rangkaian kata tersebut sudah memenuhi syarat sebagai kalimat (sentence) karena setidaknya minimal sudah terdiri dari subjek + predikat.

2.     (?) question mark           (tanda tanya)

Tanda tanya adalah bagian dari tanda baca yang dipakai untuk mengakhiri kalimat berupa pertanyaan.
Example, What are you doing ? (apa yang sedang kau kerjakan?)
                  Where are you ? (Dimana kamu?)

3.     (!) exclamantory mark  (tanda seru)
       Berbeda dengan tanda pengakhir lainnya, tanda seru merupakan tanda baca yang digunakan untuk mengakhiri kalimat seru atau interjeksi. Kalimat ini biasa dipakai untuk menunjukkan perasaan, penegasan, atau perintah.

Example, Don’t be late! (jangan terlambat!)
                   Say it right now!  (Katakan sekarang!)


 Thank you.. semoga bermanfaat ....😊😊😊

The parts of speech (ADJECTIVE)

The parts of speech dibagi ke dalam 8 macam terdiri dari Noun, Pronoun, Verb, Adjective, Adverb, Preposition, Conjuction, dan Interjection...